SUPERVISI PENGAWAS PAI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DARING DI SDIT HARAPAN BUNDA

Nuza Digital | Juni 14, 2020 | 0 komentar


SUPERVISI PENGAWAS PAI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DARING DI SDIT HARAPAN BUNDA

Kota Semarang-.
Dalam upaya pengembangan dan evaluasi selama pembelajaran Daring  (jarak jauh) di masa Covid-19 ini, bapak H. Mohammad Faojin, S.Ag, M.Ag, M.Pd selaku Pengawas PAI SD,  melakukan supervisi ke beberapa sekolah di lingkungan Satpen Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Pada hari Jumat, 12 Juni 2020 , bapak Pengawas melakukan supervisi di SDIT Harapan Bunda. Beliau diterima oleh ibu Anjar Setyowati, S.Pd selaku Kepala SDIT Harapan Bunda dan 4 orang Guru PAI yaitu Achmad Syukron, SHI, Lusiana Fatmawati, S.Ag,  Giyarti , S.Ag dan Alfi Nurhidayati, S.Pd.I.
Dalam Supervisi tersebut , bapak Pengawas menanyakan tentang kegiatan guru dan  pembelajaran Daring GPAI , baik berkaitan dengan pembelajaran materi, tugas, dan evaluasi penilaian Harian dan PAT. Selain itu bapak pengawas  juga mengecek administrasi dan perangkat pembelajaran Guru PAI selama semester genap tahun pelajaran 2019/2020.  Selanjutnya beliau memberikan pengarahan dan masukan tentang pentingnya pengembangan inovasi pembelajaran daring di masa Covid-19. Beliau menyampaikan bahwa Guru PAI harus mampu membuat model pembelajaran daring yang bisa diterima oleh siswa  dengan mudah dan tanpa memberatkan seperti membuat video materi pembelajaran yang singkat dan pembuatan soal tes online.
Beliau juga berharap semua guru PAI di SDIT Harapan Bunda juga seirama dan bisa
bekerjasama dengan baik, sinergi semua guru itu baik dan sangat penting.
Bapak Pengawas juga menyampaikan salah satu hikmah covid-19 adalah paradigma guru dapat berubah terutama  pentingnya media dan alat pembelajaran dengan IT.
Beliau juga memberikan masukan berkaitan dengan penilaian bahwa Angka nilai raport itu bermakna apabila guru itu benar-benar telaten, mengawal anak dg perhatian dan  media soal yang bervariasi, sehingga muncul nilai yang proporsional dan bisa dianalisis dengan baik. Jika  nilai rata-rata siswa bagus, nilai tertinggi dan terendah tidak selisih banyak, maka bisa jadi best practice guru. Tetapi jika nilai terlalu jauh antara tertinggi dan terendah maka dijadikan PTK. Inilah fungsi analisis nilai dan Pengembangan kompetensi guru.
Diakhir supervisi , bapak pengawas menyampaikan apresiasi kepada ibu Kepala Sekolah dan Guru-guru PAI SDIT Harapan Bunda yang telah banyak melakukan inovasi dan pengembangan model pembelajaran daring selama masa Covid-19 ini. 
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Kepala Sekolah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak pengawas yang telah memberikan banyak ilmu kepada Guru - guru PAI di SDIT Harapan Bunda. Kegiatan Supervisi yang di mulai pukul 08.00 diakhiri pukul 10.15.
(Syukron/news)







Category:

Yayasan Bakti Ibu:
Hubungi Kami : JL. Kiyai Haji Thohir Gg. Sunan Kalijaga, Semarang, Indonesia Telp : 085641023867

0 komentar