Tema: Mensyukuri keanekaragaman sebagai anugerah Allah
Hari, tanggal: Selasa, 4 September 2018
Pukul: 7.00-12.00
Tempat Tujuan: Maerokoco


Kegiatan:
1. Berkeliling melihat keanekaragaman anjungan berbagai daerah dg naik kereta.
2. Melihat tari saman.
3. Menghias roti.


Galeri

  


Pada tanggal 6-9 Agustus 2018 lalu, SDIT Harapan Bunda telah melakukan penggalangan dana sebagai bentuk bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di wilayah Lombok. Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp28.722.000,00.

Selanjutnya, dana tersebut diserahkan pada Jumat, 17 Agustus 2018 melalui lima lembaga dengan perincian sebagai berikut.

• Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebesar Rp8.250.000,00.
• Darut Tauhid Peduli (DT Peduli) sebesar Rp8.250.000,00.
• PKPU Jateng sebesar Rp8.250.000,00.
• Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) sebesar Rp3.250.000,00.
• Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) sebesar Rp722.000,00.

Kami mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan seluruh pihak, termasuk di antaranya adalah para siswa, staf guru, dan karyawan SDIT Harapan Bunda. Semoga Allah memberikan balasan berupa kebaikan yang banyak, dan bantuan yang diberikan bermanfaat.

Penyerahan simbolis donasi dari SDIT Harapan Bunda kepada ACT

Penyerahan simbolis donasi dari SDIT Harapan Bunda kepada PKPU Jateng

Penyerahan simbolis donasi dari SDIT Harapan Bunda kepada DT Peduli

Penyerahan piagam penghargaan sebagai bentuk terima kasih PKPU Jateng kepada SDIT Harapan Bunda

Donasi-donasi telah diserahkan melalui lembaga kemanusiaan

Foto bersama para siswa, guru, dan perwakilan lembaga kemanusiaan

Indonesia merayakan hari ulang tahunnya yang ke-73 pada Jumat, 17 Agustus 2018 lalu. Untuk memperingatinya, SDIT Harapan Bunda menggelar upacara bendera pada hari yang sama pukul 07.15.

Para petugas upacara melaksanakan tugas mereka dengan baik. Bahkan, pasukan pengibar bendera (paskibra) mendapatkan apresiasi riuh dari penonton atas aksi dan formasinya yang memukau saat pengibaran bendera. Sementara itu, tim paduan suara juga menghibur para peserta dengan lagu-lagu nasional yang dibawakan.

Upacara adalah salah satu sarana untuk menenang perjuangan para pahlawan bangsa. Khususnya, dalam peringatan kemerdekaan ini, para peserta kembali diingatkan beratnya usaha para pahlawan dalam menggapai kemerdekaan. 

Usai upacara, disampaikan pengumuman pemenang lomba-lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya. Setiap kelas menyambut riuh pemenang dari masing-masing anggotanya.

 

 

 

 



  

Upacara peringatan ke-57 Hari Pramuka di SDIT Harapan Bunda dilaksanakan pada Selasa (14/8) pekan lalu, pada pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar. Seluruh peserta upacara, yang terdiri dari para siswa, guru, dan karyawan lain SDIT Harapan Bunda, mengenakan seragam pramuka lengkap.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara mengingatkan peserta bahwa gerakan pramuka merupakan bagian dari pembelajaran membentuk kepribadian dan akhlak.

Sebagai bagian dari sekolah Islam terpadu (SIT), SDIT Harapan Bunda tergabung dalam Satuan Komunitas (Sako) Pramuka SIT. Perbedaan Sako Pramuka SIT dengan program pramuka lainnya, Sako Pramuka SIT memadukan pembelajaran kedisiplinan dan ketangguhan dengan ukhuwah dan religiusitas yang lebih intens.

Bergabungnya Pramuka SDIT Harapan Bunda ke dalam sako tersebut diharapkan dapat membentuk karakter muslim yang berkarakter kuat, tangguh, tangkas, kokoh, serta bertakwa dalam diri para siswa.

 

 

 

 

 

 

 

 


Para siswa kelas V SDIT Harapan Bunda mengikuti pelajaran luar sekolah, Rabu (15/8) kemarin. Salah satu kegiatan puncak tema ini dilaksanakan di kebun binatang margasatwa Mangkang, Semarang.

Berangkat dari sekolah pukul 7 pagi, para siswa diminta mengobservasi hewan-hewan vertebrata dan avertebrata yang ada di kebun binatang. Mereka dilatih untuk kompak dalam belajar dan kerja kelompok.

Selain itu, para guru pendamping yang berjumlah 8 orang juga berharap, para siswa sekaligus dapat mengamati perilaku pengunjung kebun binatang dan mengaitkannya dengan materi pengamalan Pancasila.

 

 

 


Untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia, SDIT Harapan Bunda (Harbun) menggelar berbagai macam lomba pada Sabtu (11/8) lalu. Lomba dimulai pukul 7.30 sampai dengan pukul 10.30.

Setiap tingkatan kelas mengikuti lomba yang berbeda-beda. Berikut detail perlombaan yang diikuti.

  • Kelas 1 dan 2: lomba estafet kelereng dan memasukkan pensil ke dalam botol
  • Kelas 3 dan 4: lomba maraton karung
  • Kelas 5 dan 6: lomba tarik tambang

Dengan semangat kemerdekaan, para siswa dapat berlatih dalam kerja sama tim melalui berbagai lomba tersebut, dan belajar tentang ukhuwah serta semangat perjuangan dalam melakukan yang terbaik, termasuk di dalamnya latihan menyusun strategi terbaik dalam sebuah kompetisi.

Republik Indonesia akan memperingati hari ulang tahunnya yang ke-73 pada 17 Agustus 2018 mendatang.