Para siswa kelas V SDIT Harapan Bunda mengikuti pelajaran luar sekolah, Rabu (15/8) kemarin. Salah satu kegiatan puncak tema ini dilaksanakan di kebun binatang margasatwa Mangkang, Semarang.

Berangkat dari sekolah pukul 7 pagi, para siswa diminta mengobservasi hewan-hewan vertebrata dan avertebrata yang ada di kebun binatang. Mereka dilatih untuk kompak dalam belajar dan kerja kelompok.

Selain itu, para guru pendamping yang berjumlah 8 orang juga berharap, para siswa sekaligus dapat mengamati perilaku pengunjung kebun binatang dan mengaitkannya dengan materi pengamalan Pancasila.

 

 

 


Untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia, SDIT Harapan Bunda (Harbun) menggelar berbagai macam lomba pada Sabtu (11/8) lalu. Lomba dimulai pukul 7.30 sampai dengan pukul 10.30.

Setiap tingkatan kelas mengikuti lomba yang berbeda-beda. Berikut detail perlombaan yang diikuti.

  • Kelas 1 dan 2: lomba estafet kelereng dan memasukkan pensil ke dalam botol
  • Kelas 3 dan 4: lomba maraton karung
  • Kelas 5 dan 6: lomba tarik tambang

Dengan semangat kemerdekaan, para siswa dapat berlatih dalam kerja sama tim melalui berbagai lomba tersebut, dan belajar tentang ukhuwah serta semangat perjuangan dalam melakukan yang terbaik, termasuk di dalamnya latihan menyusun strategi terbaik dalam sebuah kompetisi.

Republik Indonesia akan memperingati hari ulang tahunnya yang ke-73 pada 17 Agustus 2018 mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

 


Mendidik anak adalah tanggung jawab berbagai pihak, antara lain orang tua di rumah dan guru di sekolah. Meskipun seorang anak sudah bersekolah, peran orang tua tidak bisa dilepaskan begitu saja. Supaya anak menjadi salih, cerdas, dan berakhlak mulia, orang tua juga harus menjadi salih dan cerdas.

Demi tujuan ini, SDIT Harapan Bunda mengajak para orang tua siswa untuk mendalami ilmu melalui Sekolah Orang Tua. Sebagai grand opening, SOT dilaksanakan dalam taklim gabungan bersama para orang tua dari seluruh tingkat pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Harapan Bunda.

Kegiatan tersebut telah terlaksana pada Sabtu (11/8) lalu, dengan Ibu Aisyah Dahlan sebagai pembicara membawakan tema, "Meneladani Kekuatan Ibunda Hajar."

 

 

 


SDIT Harapan Bunda menggelar pelatihan penanggulangan bencana dini bagi para siswanya, Kamis (9/8) lalu. Kegiatan ini bekerja sama dengan relawan ACT dalam program Mitigasi Bencana 2018.

Dalam beberapa waktu terakhir, sebagian wilayah Indonesia memang mengalami beberapa kejadian gempa. Berdasarkan informasi dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi sudah dirasakan berkali-kali di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, antara lain pada 6 dan 9 Agustus 2018. Selain itu, gempa juga sempat mengguncang wilayah Malang hingga Yogyakarta pada 8 Agustus 2018.

Dengan ancaman bencana gempa bumi tersebut, pelatihan ini dianggap penting agar para siswa terlatih dalam menanggulangi bencana dengan sikap dan langkah yang benar. Dengan diajarkannya simulasi gempa bumi dan kebakaran, para siswa diharapkan sigap dan tidak panik saat bencana terjadi.

Selain itu, SDIT Harapan Bunda juga menggalang dana kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi di Lombok dan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepedulian para siswa terhadap saudara sebangsa yang terkena bencana.

Sebagai tambahan, para siswa juga dihibur dengan dongeng Islami yang dibawakan oleh Kak Slam.

 

 

 

 

 

 


Pesta Siaga Satuan Komunitas Sekolah Islam Terpadu Koordinator Daerah (Sako SIT Korda) Semarang 1 merupakan ajang untuk menguji kemampuan pramuka siaga, yang dikonsep menyerupai games sehingga peserta lomba yang mengikuti segala jenis permainan dibuat terhibur, begitu pun para penonton.

Kegiatan lomba yang diadakan di antaranya adalah Lomba Melempar Bola, Baris-berbaris, Ketakwaan/Ibadah, KIM (Kemampuan Indera Melihat), dan Peta Jateng.

Dalam gerakan pramuka, ada dua satuan, yaitu Saka dan Sako. Saka, atau Satuan Karya, adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Sako, atau Satuan Komunitas, adalah satuan organisasi penyelenggara pendidikan kepramukaan yang berbasis, antara lain profesi, aspirasi, dan agama.

Sebagai informasi, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) juga telah membentuk pramuka SIT, dan menggabungkan diri dalam gerakan pramuka.

Semarak Pesta Siaga Sako SIT Korda Semarang 1 tahun ini dilaksanakan di Mijen, Semarang, pada Sabtu (4/8) lalu. SDIT Harapan Bunda mengirim 2 kontingen, yaitu satu kontingen putra dan satu kontingen putri. Total anggota kontingen berjumlah 20 orang anak.

Meskipun belum membawa pulang kejuaraan, para peserta lomba begitu semangat dan menempa diri lebih untuk menyambut kejuaraan lomba berikutnya.

SDIT Harapan Bunda telah melaksanakan kegiatan studi banding dengan tema "Sukses USBN SD" pada Selasa, 24 Juli 2018.

Sekolah yang dituju adalah SDIT Izzatul Islam Getasan Kabupaten Semarang sebagai SD dengan peringkat tertinggi USBN 2018  se-Kabupaten Semarang.

Studi banding dilaksanakan usai shalat zuhur hingga waktu ashar, dengan acara observasi kelas dan diskusi.

Peserta studi adalah sebagai berikut.
  • Kabid. Kurikulum (Ibu Sri Purwaningsih)
  • Kabid Humas (Bapak Achmad Syukron)
  • Guru kelas 6 (Ibu Krisni, Ibu Upik, Ibu Suryani, Ibu Lusiana, Ibu Giyarti, dan Bapak Hariz Zuhad)